5 Jenis Makanan Kuliner Nikmat di Danau Toba

5 Jenis Makanan Kuliner Nikmat di Danau Toba – Danau Toba jadi salah satu daerah yang ditetapkan sebagai destinasi wisata super prioritas oleh Presiden Joko Widodo dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Danau Toba memiliki luas kurang lebih 1.145 kilometer persegi dengan kedalaman mencapai 450 meter, sehingga di sebut sebagai danau terluas dan terdalam di dunia. Danau Toba terbentang luas di tujuh kabupaten, yaitu Simalungun, Toba Samosir, Tapanuli Utara, Humbang Hasanudin, Dairi, Karo, dan Samosir. Destinasi bebasis keindahan alam ini juga akan menawarkan berbagai keindahan budaya Batak yang masih begitu kental.

Saat berkunjung ke Danau Toba, jangan lupa untuk menikmati berbagai kuliner khas Batak. Namun tak seperti makanan Sumatera lainnya, masakan khas Batak ini lebih menampilkan tradisi memasak asli suku bangsa Austronesia. Makanan khas Batak Toba merupakan salah satu kuliner yang begitu khas dengan bumbu utamanya andaliman. Selain itu, beberapa makanan khas Batak juga berbahan dasar ikan air tawar yang berasal dari Danau Toba.

Manuk Napinadar

Di lihat dari bentuknya, napinadar ini seperti rendang khas Sumatera Barat. Bedanya, napinadar ini menggunakan ayam kampung. Selain itu, cara memasaknya menggunakan darah. Biasanya, makanan ini hadir saat di acara adat. Bagi orang muslim yang mau mencicipi makanan ini, tak perlu khawatir karena bisa memesan tanpa menggunakan campuran darah, nantinya akan di ganti dengan santan. Untuk rasanya sendiri pedas yang khas dari andaliman.

Dali Ni Horbo.

Dali ni horbo adalah olahan susu kerbau yang di masak hingga membentuk gumpalan seperti keju. Olahan ini tak melalui proses kimia sama sekali lho, melainkan di olah secara tradisional. Penggunaan susu kerbau juga hanya di ambil dari induk kerbau yang baru melahirkan selama satu bulan. Cara mengolah dali ni horbo ini cukup sederhana, susu kerbau di masak dengan air dengan suhu sedang, dan di panaskan hingga mengental. Biasanya olahan ini di campur dengan air nanas atau air perasan daun pepaya untuk menghilangkan bau amis.

Na Tinombur.

Na tinombur merupakan salah satu makan khas Batak Toba yang berasal dari Sumatera Utara. Olahan ini biasa menggunakan ikan mas, ikan lele, atau ikan mujair.

Sambal Andaliman.

Rasa sambal ini begitu khas karena rasa pedas dari andaliman atau yang biasa di kenal sebagai merica Batak ini begitu kuat. Sambal andaliman memiliki aroma seperti jeruk dan rasa pedas yang getir. Buah andaliman bagi orang Batak adalah rempah wajib untuk masuk dalam masakan. Selain andaliman, cabai rawit dan keriting juga ikut menambah rasa pedas di dalamnya.

Mi Gomak.

Mi gomak atau biasa di kenal sebagai spageti Batak. Dari tampilan jenis minya memang menggunakan mi khusus spageti. Namun, kuahnya di buat berbeda menggunakan kuah santan. Pada toppingnya terdapat taburan ikan teri, tahu yang di potong kecil kotak-kotak, dan di beri telur bulat.

Minya di masak aldente, untuk rasa kuahnya sendiri mirip dengan kuah lontong sayur yang terdapat kacang panjang dan juga kacang polong. Tak perlu menggunakan sambal karena kuah dari mi gomak ini sudah pedas.

6 Lokasi Wisata Kuliner Terpopuler di Kota Malang

6 Lokasi Wisata Kuliner Terpopuler di Kota Malang – Malang merupakan kota dengan berbagai destinasi wisata alam ataupun rekreasi. Kamu bisa mengunjungi wisata museum, pantai ataupun pegunungan ketika berkunjung ke Malang. Nah, ada yang tidak boleh kamu lewatkan ketika berada di sini, yakni kulinernya!

Salah satu kuliner khas Malang yang terkenal adalah bakso dan bakwan Malang. Toppers pasti tahu makanan ini, karena banyak pedagang kaki lima yang menjualnya di mana-mana. Namun, kuliner khas Malang bukan hanya itu, melainkan ada berbagai macam. Oleh sebab itu, kamu tidak boleh melewati beberapa wisata kuliner Malang ketika berada di daerah dingin ini. Bahkan ada rumah makan legendaris di Malang yang pertama kali buka tahun 1920-an.

Baca Juga: 6 Makanan untuk Wisata Kuliner Saat di Kalimantan

Warung Lama Haji Ridwan

Wisata kuliner Malang selanjutnya ada di dalam pasar. Warung Lama Haji Ridwan terletak di lantai dasar Pasar Besar Malang. Warungnya cukup sederhana, tetapi kelezatannya tidak bisa di ragukan lagi, Toppers. Warung Lama Haji Ridwan pertama kali di buka pada tahun 1919, pada waktu itu Haji Ridwan masih menjajakan dagangannya dengan gerobak. Kemudian ia resmi membangun warung tetap pada tahun 1925. Kamu bakal menikmati berbagai masakan khas Malang yang begitu murah meriah di sini. Menu andalannya adalah rawon dan nasi campur.

  • Lokasi: Pasar Besar Malang Lantai Dasar Unit B15 -16, Jalan Pasar Besar, Sukoharjo, Klojen, Sukoharjo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65141
  • Jam Operasional: Setiap hari, 08.00–16.00 WIB
  • Kisaran Harga: Rp4.000–Rp17.500/menu

Orem Orem Khas Arema

Ini adalah makanan khas Malang yang berbahan dasar irisan tempe goreng, ayam, kemudian di masak dengan kuah santan kental. Secara sekilas, makanan Jawa ini mirip dengan opor. Untuk mencicipi Orem-orem kamu bisa pergi ke Jalan Blitar, Kota Malang. Di sana ada warung sederhana bernama “Orem Orem Khas Arema” yang menyediakan hidangan orem orem lezat. Harganya cukup murah, hanya Rp10.000 per porsi.

  • Lokasi: Jl. Blitar No.14A, Sumbersari, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur 65145
  • Jam Operasional: Setiap hari, 09.30–16.30 WIB (Jumat tutup)
  • Kisaran Harga: Rp7.000–Rp15.000/menu

Sego Sambel Cak Uut

Pencinta pedas wajib mampir ke Sego Sambel Cak Uut ketika mengunjungi Malang! Karena di tempat makan inilah kamu bisa bebas menjajal berbagai makanan pedas dengan harga miring. Toppers bisa menikmati sego sambel dengan beragam lauk. Ada ayam, lele, cakalang, cumi, jengkol, bahkan ikan asin.

Mie Gajah Mada

Wisata kuliner Malang enak selanjutnya adalah Mie Gajah Mada. Rumah makan di Malang ini menyediakan berbagai macam menu mie yang bikin ngiler. Ada mie ayam jamur, mie pangsit kering, mie rica-rica, dan lain sebagainya.

  • Lokasi: Jl. Pasar Besar No.17 A, Sukoharjo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65118
  • Jam Operasional: Setiap hari, 09.00–20.00 WIB
  • Kisaran Harga: Rp25.000–Rp48.000/menu

Depot Tahu Lontong Lonceng

Depot Tahu Lontong Lonceng menyediakan sajian lontong tahu dengan saus kacang yang nikmat. Warung sederhana ini cukup terkenal di kalangan masyarakat Malang. Di ketahui, Tahu Lonceng telah di buka sejak tahun 1935.

Lezatnya Tahu Lonceng tidak hanya di ketahui warga setempat saja, banyak wisatawan lokal yang menyempatkan diri untuk berkunjung ke wisata kuliner Malang ini. Harga satu porsinya cukup murah, hanya dengan Rp11.000 kamu bisa menikmati lontong tahu khas Malang.

  • Lokasi: Jl. R.E. Martadinata, Kotalama, Kec. Kedungkandang, Kota Malang, Jawa Timur 65118
  • Jam Operasional: Setiap hari, 10.45–22.00 WIB
  • Kisaran Harga: Rp5.000–Rp11.000/menu

Pos Ketan Legenda 1967

Selain ronde, di Malang juga ada tempat jajanan yang menyediakan variasi ketan tradisional. Ketan memang kudapan simple yang enak, di Pos Ketan Legenda 1967 Toppers dapat menikmati ketan dengan topping oreo, keju susu, ataupun ayam pedas. Harga satu porsi ketannya cukup beragam. Di mulai dari Rp8000 kamu bisa memesan ketan di tempat makan legendaris ini.

  • Lokasi: Jl. Kartini No.6, Ngaglik, Sisir, Kec. Batu, Malang, Jawa Timur 65311
  • Jam Operasional: Setiap hari, 10.00–00.00 WIB
  • Kisaran Harga: Rp8.000–Rp20.000/menu